[Klinik Terjemahan 2015] In the Hour Before Midnight (3)

Peserta: Rencia

Sebenarnya ini bukan suntingan, melainkan hasil terjemahan versiku dan sedikit alasanku mengapa menerjemahkan seperti itu. Hasil terjemahanku bukan tanpa kesalahan dan aku mengharapkan kita bisa berdiskusi di sini.

Keterangan:

R: terjemahan Rencia.
D: Terjemahan Dina.

Naskah terjemahan - 03

Perbaikan penerjemahan

Not that it made much difference, not even the stench of putrefaction.

R: Bukan dilihat dari perbedaan yang ditimbulkannya, pun bukan dari bau busuk yang menyengat.
D: Tidak banyak pengaruhnya, bahkan bau busuknya pun tidak.

There had been times when I would have greeted death as a friend, co-operated with him actively, but that was long ago-too long.

R: Dulu aku melewati hari dengan menyapa kematian sebagai seorang teman, bersahabat erat dengannya, tapi itu sudah lama sekali.
D: Ada masanya ketika aku menyambut kematian sebagai teman, bekerjasama dengannya secara aktif, tapi itu sudah lama—terlalu lama.

Now, I waited in a limbo of my own devising, proof against all they could do to me.

R: Sekarang, aku terbuang bersama pemikiranku sendiri, menunggu apapun yang bisa mereka lakukan padaku.
D: Sekarang, menunggu di tempat buanganku sendiri, kebal terhadap segala perbuatan mereka terhadapku.

I’d been in the Hole for three days now, which was what it was called by prisoner and guard alike-a place of darkness and furnace heat where you rotted in your own filth and died from lack of air.

R: Aku sudah 3 hari berada di tempat ini, Hole, setidaknya begitulah para tahanan dan penjaga menyebutnya – tempat yang gelap pekat dan panas membakar, dimana kau akan membusuk bersama dagingmu dan mati tercekat tanpa udara.
D: Sudah tiga hari aku berada di lubang, begitulah para tahanan dan penjaga menyebutnya – tempat yang gelap dan panas bagaikan tungku, yang bisa membuat orang membusuk di kubangan kotoran sendiri dan mati akibat kurang oksigen.

It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, each dose coinciding with one of Major Husseini’s inspections.

R: Ini keempat kalinya aku di buang ke tempat ini, mereka akan menyeretku ke markas pekerja di Fuad, dimana segala sesuatunya harus sesuai pada perintah Komandan Husseini.

D: Ini yang keempat kalinya aku dijebloskan kemari sejak mereka membawaku ke kamp kerja paksa di Fuad, setiap kalinya bertepatan dengan inspeksi Mayor Husseini.

“Major” di sini jelas-jelas menunjukkan pangkat,  jadi terjemahan pangkat Husseini meleset.

In the June war he had been one of the thousands whipped in Sinai and left to stumble home through one of the worst deserts on earth.

R: Pada perang Juni, dia menjadi salah satu dari ribuan orang-orang yang ditebus di Sinai, dan di seret paksa ke satu tempat melewati salah satu gurun terburuk di muka bumi.
D: Pada perang Juni, dia menjadi salah satu dari ribuan orang-orang yang dicambuk di Sinai dan ditinggalkan untuk tersaruk-saruk pulang melintasi salah satu gurun pasir yang paling garang di dunia.

He had seen his command crumble, men die around him by the hundred from thirst and the sun had burned its way into his brain, starting a fire that could never be put out, leaving him with a hatred for Israel which had developed into a kind of paranoia.

R: Kekuasaannya telah runtuh, ratusan manusia mati bergelimpangan karena kehausan dan teriknya matahari telah membakar hangus hingga ke otaknya, memantik api yang tak pernah bisa dipadamkan, menyulutkan kebenciannya terhadap Israel yang terus terbangun menjadi semacam paranoid.
D: Dia sudah menyaksikan komandonya hancur, ratusan orang mati di sekelilingnya akibat kehausan dan terik matahari yang seolah-olah memanggang otaknya, menyulut api yang takkan pernah bisa dipadamkan, menyisakan kebencian terhadap Israel yang berkembang menjadi semacam paranoia.

As I was an enemy of his country, tried and convicted by law of subversive activities, I too must be a Jew who had somehow managed to conceal the fact from the court.

R: Dan aku, karena aku adalah musuh negara, diadili, dan dijatuhi hukuman atas aktifitas gerakan bawah tanah, pastinya aku juga nampak sebagai seorang Yahudi yang tentu saja berencana untuk menyembunyikan fakta dari pengadilan.
D: Karena aku musuh bagi negaranya, diadili dan dijatuhi hukuman atas perbuatan subversif, aku juga dianggap orang Yahudi yang entah bagaimana berhasil menyembunyikan fakta itu dari pengadilan.

The previous July I’d brought a forty-foot launch in from Crete with gold bullion for a gentleman from Cairo who was supposed to meet me on a beach at Ras el Kanayis, part of a complicated exchange process by which someone, somewhere, fatally made a fortune.

R: Juli tahun lalu, aku meluncur bersama kapal sepanjang 40 kaki dari Crete dengan muatan emas dalam jumlah yang sangat banyak untuk seorang laki – laki Kairo yang seharusnya bertemu denganku di sebuah pantai di Ras el Kanayis, bagian tersulit dari sebuah proses pertukaran barang yang jika sedikit saja salah langkah, fatal akibatnya.
D: Bulan Juli lalu aku membawa masuk kapal berukuran dua belas meter dari Kreta berisi emas batangan untuk seseorang dari Kairo yang seharusnya menemuiku di pantai di Ras el Kanayis, bagian dari proses pertukaran rumit yang membuat seseorang, di suatu tempat, mengeruk keuntungan besar.

I never did find out exactly what went wrong, but a couple of U.A.R. gunboats appeared rather inconveniently, plus a half company of infantry on the beach.

R: Aku tak pernah menemukan dimana sebenarnya letak kesalahannya, namun sejurus kemudian, sepasang kapal – kapal meriam U.A.R muncul, bersama setengah kompi pasukan militer di pantai.
D: Aku tidak pernah tahu apa yang salah, tapi beberapa kapal bersenjata U.A.R muncul pada saat yang kurang menyenangkan, ditambah dengan setengah pasukan infanteri di pantai.

  • Bila sudah diberi kata satuan yang menunjukkan jamak, kata benda tidak perlu diulang. Misalnya, sepasang burung dara, bukan sepasang burung-burung dara.
  • a couple‘ di sini artinya bukan sepasang. Simak selengkapnya.

Naskah diambil dari novel In the Hour Before Midnight karya Jack Higgins, 1969. Dengan meng-Google satu kalimat yang cukup unik dari teks ini, misalnya It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, sebenarnya Anda akan mendapatkan nukilan naskah aslinya dan bisa membaca lebih banyak tentang buku ini sehingga bisa mengenali genre dan jalan ceritanya.

Catatan

  • Hindari kata-kata mubazir. Jika tidak perlu, tidak usah mencantumkan seorang, sebuah, merupakan, dsb.
  • Bila merasa kurang yakin, lakukan riset. Misalnya saat hendak menerjemahkan pangkat militer.
  • Jangan segan-segan memeriksa Ejaan Yang Disempurnakan, terutama perhatikan “di” sebagai kata depan dan “di” sebagai imbuhan:
    dimana -> di mana
    diantara -> di antara.
  • Simak menerjemahkan “where” vs. di mana.

Terima kasih atas partisipasinya, semoga bermanfaat.

Pengampu: Dina Begum

[Klinik Terjemahan 2015] In the Hour Before Midnight (1)

Peserta: Gita Shanty

Sebenarnya ini bukan suntingan, melainkan hasil terjemahan versiku. Hasil terjemahanku bukan tanpa kesalahan dan aku mengharapkan kita bisa berdiskusi di sini.

Keterangan:

G: terjemahan Gita.
D: Terjemahan Dina.

Naskah terjemahan - 03

Perbaikan penerjemahan

Not that it made much difference, not even the stench of putrefaction.

G: Hal tersebut tidak membuat banyak perbedaan, bahkan dengan menyengatnya bau busuk.
D: Tak banyak pengaruhnya, bahkan bau busuknya pun tidak.

In that place everything died except me, Stacey Wyatt. the great survivor.

G: Di tempat tersebut, segalanya telah mati kecuali aku. Stacey Wyatt, yang gigih bertahan hidup.
D: Di tempat itu semuanya mati kecuali aku, Stacey Wyatt, penyintas tangguh.

Simak keterangan tentang ‘segala’ dan ‘semua’.

There had been times when I would have greeted death as a friend, co-operated with him actively, but that was long ago—too long.

G: Ada beberapa waktu ketika aku menyapa maut seperti kawan, bekerjasa sama dengannnya. Tapi itu dahulu sekali.
D: Ada masanya ketika aku menyambut kematian sebagai teman, bekerja sama dengannya secara aktif, tapi itu sudah lama—terlalu lama.

Now, I waited in a limbo of my own devising, proof against all they could do to me.

G: Sekarang, aku menanti di suatu tempat pembuangan dari rencanaku sendiri, yang tahan terhadap apa pun yang mereka lakukan terhadap diriku.
D: Sekarang, aku menanti di tempat buanganku sendiri, kebal terhadap segala perbuatan mereka terhadapku.

It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, each dose coinciding with one of Major Husseini’s inspections.

G: Ini adalah keempat kalinya, aku ditahan sejak mereka membawaku ke kamp buruh di Fuad. Tiap dosisnya bertepatan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Jenderal Huseini.
D: Ini yang keempat kalinya aku dijebloskan kemari sejak mereka membawaku ke kamp kerja paksa di Fuad, setiap kalinya bertepatan dengan inspeksi Mayor Husseini.

“Major” di sini jelas-jelas menunjukkan pangkat,  jadi terjemahan pangkat Husseini meleset.

In the June war he had been one of the thousands whipped in Sinai and left to stumble home through one of the worst deserts on earth.

G: Di perang Juni,, dia adalah salah satu dari ribuan yang dicambuk di Sinai dan dipulangkan dalam keadaan tertatih-tatih. Melewati salah satu gurun terburuk di muka bumi.
D: Pada perang bulan Juni, laki-laki itu menjadi satu dari ribuan orang yang dicambuk di Sinai dan ditinggalkan untuk tersaruk-saruk pulang melintasi salah satu gurun pasir yang paling garang di dunia.

He had seen his command crumble, men die around him by the hundred from thirst and the sun had burned its way into his brain, starting a fire that could never be put out, leaving him with a hatred for Israel which had developed into a kind of paranoia.

G: Dia telah menyaksikan kepemimpinannya hancur berderai, ratusan orang di sekitarnya mati karena kehausan dan kepanasan akibat dahsyatnya terik matahari. Itu semua memulai api yang tidak akan pernah dapat dipadamkam, api kebenciannya terhadap Israel, yang membangun suatu ketakutan.

D: Dia sudah menyaksikan komandonya hancur, ratusan orang mati di sekelilingnya akibat kehausan dan terik matahari yang seolah-olah memanggang otaknya, menyulut api yang takkan pernah bisa dipadamkan, menyisakan kebencian terhadap Israel yang berkembang menjadi semacam paranoia.

As I was an enemy of his country, tried and convicted by law of subversive activities, I too must be a Jew who had somehow managed to conceal the fact from the court.

G: Sebagaimana aku, salah satu dari musuh negaranya, diadili dan dihukum dengan undang-undang subversif. Aku, seorang Yahudi yang bagaimanapun juga berhasil menyembunyikan fakta di pengadilan.
D: Karena aku musuh bagi negaranya, diadili dan dijatuhi hukum atas perbuatan subversif, aku juga dianggap orang Yahudi yang entah bagaimana berhasil menyembunyikan fakta itu dari pengadilan.

The previous July I’d brought a forty-foot launch in from Crete with gold bullion for a gentleman from Cairo who was supposed to meet me on a beach at Ras el Kanayis, part of a complicated exchange process by which someone, somewhere, fatally made a fortune.

G: Juli sebelumnya, Aku mengirim misil sepanjang 40 kaki dari Crete dengan emas dalam jumlah besar, kepada seorang laki-laki di Kairo yang seharusnya bertemu denganku di pantai daerah Ras el Kanayis. Bagian pertukaran yang begitu rumit oleh seseorang, entah di mana, secara fatal malah membuat suatu keberuntungan..

D: Bulan Juli lalu aku membawa masuk kapal berukuran dua belas meter dari Kreta berisi emas batangan untuk seseorang dari Kairo yang seharusnya menemuiku di pantai di Ras el Kanayis, bagian dari proses pertukaran rumit yang membuat seseorang, di suatu tempat, mengeruk keuntungan besar.

I never did find out exactly what went wrong, but a couple of U.A.R. gunboats appeared rather inconveniently, plus a half company of infantry on the beach.

G: Aku tidak pernah menemukan tepatnya, tetapi beberapa kapal bersenjata milik U.A.R muncul dengan sangat tidak bersahabat, ditambah hampir separuh jumlah pasukan infanteri.
D: Aku tidak pernah tahu apa yang salah, tapi beberapa kapal bersenjata U.A.R muncul pada saat yang kurang menyenangkan, ditambah dengan setengah pasukan infanteri di pantai.

The economy benefited to the extent of half a ton of gold and John Smith, this year’s unknown American citizen, went down for seven years.

G: Ekonomi berpihak kepada setengah ton emas dan John Smith, warga negara Amerika tahun ini, yang tidak begitu dikenal, jatuh selama tujuh tahun.
D: Keuntungan ekonominya mencapai setengah ton emas dan John Smith, warga negara Amerika tak dikenal tahun ini, dipenjara selama tujuh tahun.

Naskah diambil dari novel In the Hour Before Midnight karya Jack Higgins, 1969. Dengan meng-Google satu kalimat yang cukup unik dari teks ini, misalnya It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, sebenarnya Anda akan mendapatkan nukilan naskah aslinya dan bisa membaca lebih banyak tentang buku ini sehingga bisa mengenali genre dan jalan ceritanya.

Catatan

  • Hindari kata-kata mubazir. Jika tidak perlu, tidak usah mencantumkan seorang, sebuah, bahwa, yang, dsb.
  • Dalam menerjemahkan, aku selalu berusaha untuk tidak sering memenggal kalimat, apalagi jika kalimatnya cukup sederhana dan tidak “beranak”.
  • Bila merasa kurang yakin, lakukan riset. Misalnya saat hendak menerjemahkan pangkat militer.
  • Jangan segan-segan memeriksa Ejaan Yang Disempurnakan, terutama untuk penggunaan koma dan titik.

Terima kasih atas partisipasinya, semoga bermanfaat.

Pengampu: Dina Begum

[Klinik Terjemahan 2015] In the Hour Before Midnight (2)

Peserta: Ahmad Munawir

Sebenarnya ini bukan suntingan, melainkan hasil terjemahan versiku dan sedikit alasanku mengapa menerjemahkan seperti itu. Hasil terjemahanku bukan tanpa kesalahan dan aku mengharapkan kita bisa berdiskusi di sini.

Keterangan:

A: terjemahan Ahmad.
D: Terjemahan Dina.

Naskah terjemahan - 03

Perbaikan penerjemahan

Not that it made much difference, not even the stench of putrefaction.

A: bahkan tidak ada bau amis dari mayat yang membusuk.
D: bahkan bau busuknya pun tidak.

There had been times when I would have greeted death as a friend, co-operated with him actively, but that was long ago—too long.

A: Aku sudah pernah menyapa kematian dengan begitu hangatnya, dengan penuh keaktifan bekerja sama dengannya, namun itu semua terjadi dahulu kala, sangat lampau.
D: Ada masanya ketika aku menyambut kematian sebagai teman, bekerja sama dengannya secara aktif, tapi itu sudah lama—terlalu lama.

Now, I waited in a limbo of my own devising, proof against all they could do to me.

A: Sekarang, aku menanti di limbo yang aku rancang sendiri, sebagai bukti perlawanan terhadap apa pun yang mereka telah lakukan kepadaku.
D: Sekarang, aku menanti di tempat buanganku sendiri, kebal terhadap segala perbuatan mereka terhadapku.

As I was an enemy of his country, tried and convicted by law of subversive activities, I too must be a Jew who had somehow managed to conceal the fact from the court.

A: Karena aku merupakan musuh dari negaranya, diuji dan dituduh melakukan aktivitas subversif, aku pasti juga merupakan seorang Yahudi yang entah bagaimana caranya berhasil menyembunyikan fakta tersebut dari hadapan mahkamah.
D: Karena aku musuh bagi negaranya, diadili dan dijatuhi hukuman atas perbuatan subversif, aku juga dianggap orang Yahudi yang entah bagaimana berhasil menyembunyikan fakta itu dari pengadilan.

The previous July I’d brought a forty-foot launch in from Crete with gold bullion for a gentleman from Cairo who was supposed to meet me on a beach at Ras el Kanayis, part of a complicated exchange process by which someone, somewhere, fatally made a fortune.

A: Juli silam aku telah membawa kapal berukuran empat puluh kaki dari Kreta berisi batangan-batangan emas untuk seorang pria dari Kairo yang seharusnya bertemu denganku di pantai Ras el Kanayis, sebagai bagian dari proses pertukaran rumit yang dengannya seseorang entah di mana berhasil mendapatkan keuntungan.

D: Bulan Juli lalu aku membawa masuk kapal berukuran dua belas meter dari Kreta berisi emas batangan untuk seseorang dari Kairo yang seharusnya menemuiku di pantai di Ras el Kanayis, bagian dari proses pertukaran rumit yang membuat seseorang, di suatu tempat, mengeruk keuntungan besar.

Naskah diambil dari novel In the Hour Before Midnight karya Jack Higgins, 1969. Dengan meng-Google satu kalimat yang cukup unik dari teks ini, misalnya It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, sebenarnya Anda akan mendapatkan nukilan naskah aslinya dan bisa membaca lebih banyak tentang buku ini sehingga bisa mengenali genre dan jalan ceritanya.

Catatan

  • Hindari kata-kata mubazir. Jika tidak perlu, tidak usah mencantumkan seorang, sebuah, merupakan, dsb.

Terima kasih atas partisipasinya, semoga bermanfaat.

Pengampu: Dina Begum