[Klinik Terjemahan 2015] In the Hour Before Midnight (1)

Peserta: Gita Shanty

Sebenarnya ini bukan suntingan, melainkan hasil terjemahan versiku. Hasil terjemahanku bukan tanpa kesalahan dan aku mengharapkan kita bisa berdiskusi di sini.

Keterangan:

G: terjemahan Gita.
D: Terjemahan Dina.

Naskah terjemahan - 03

Perbaikan penerjemahan

Not that it made much difference, not even the stench of putrefaction.

G: Hal tersebut tidak membuat banyak perbedaan, bahkan dengan menyengatnya bau busuk.
D: Tak banyak pengaruhnya, bahkan bau busuknya pun tidak.

In that place everything died except me, Stacey Wyatt. the great survivor.

G: Di tempat tersebut, segalanya telah mati kecuali aku. Stacey Wyatt, yang gigih bertahan hidup.
D: Di tempat itu semuanya mati kecuali aku, Stacey Wyatt, penyintas tangguh.

Simak keterangan tentang ‘segala’ dan ‘semua’.

There had been times when I would have greeted death as a friend, co-operated with him actively, but that was long ago—too long.

G: Ada beberapa waktu ketika aku menyapa maut seperti kawan, bekerjasa sama dengannnya. Tapi itu dahulu sekali.
D: Ada masanya ketika aku menyambut kematian sebagai teman, bekerja sama dengannya secara aktif, tapi itu sudah lama—terlalu lama.

Now, I waited in a limbo of my own devising, proof against all they could do to me.

G: Sekarang, aku menanti di suatu tempat pembuangan dari rencanaku sendiri, yang tahan terhadap apa pun yang mereka lakukan terhadap diriku.
D: Sekarang, aku menanti di tempat buanganku sendiri, kebal terhadap segala perbuatan mereka terhadapku.

It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, each dose coinciding with one of Major Husseini’s inspections.

G: Ini adalah keempat kalinya, aku ditahan sejak mereka membawaku ke kamp buruh di Fuad. Tiap dosisnya bertepatan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Jenderal Huseini.
D: Ini yang keempat kalinya aku dijebloskan kemari sejak mereka membawaku ke kamp kerja paksa di Fuad, setiap kalinya bertepatan dengan inspeksi Mayor Husseini.

“Major” di sini jelas-jelas menunjukkan pangkat,  jadi terjemahan pangkat Husseini meleset.

In the June war he had been one of the thousands whipped in Sinai and left to stumble home through one of the worst deserts on earth.

G: Di perang Juni,, dia adalah salah satu dari ribuan yang dicambuk di Sinai dan dipulangkan dalam keadaan tertatih-tatih. Melewati salah satu gurun terburuk di muka bumi.
D: Pada perang bulan Juni, laki-laki itu menjadi satu dari ribuan orang yang dicambuk di Sinai dan ditinggalkan untuk tersaruk-saruk pulang melintasi salah satu gurun pasir yang paling garang di dunia.

He had seen his command crumble, men die around him by the hundred from thirst and the sun had burned its way into his brain, starting a fire that could never be put out, leaving him with a hatred for Israel which had developed into a kind of paranoia.

G: Dia telah menyaksikan kepemimpinannya hancur berderai, ratusan orang di sekitarnya mati karena kehausan dan kepanasan akibat dahsyatnya terik matahari. Itu semua memulai api yang tidak akan pernah dapat dipadamkam, api kebenciannya terhadap Israel, yang membangun suatu ketakutan.

D: Dia sudah menyaksikan komandonya hancur, ratusan orang mati di sekelilingnya akibat kehausan dan terik matahari yang seolah-olah memanggang otaknya, menyulut api yang takkan pernah bisa dipadamkan, menyisakan kebencian terhadap Israel yang berkembang menjadi semacam paranoia.

As I was an enemy of his country, tried and convicted by law of subversive activities, I too must be a Jew who had somehow managed to conceal the fact from the court.

G: Sebagaimana aku, salah satu dari musuh negaranya, diadili dan dihukum dengan undang-undang subversif. Aku, seorang Yahudi yang bagaimanapun juga berhasil menyembunyikan fakta di pengadilan.
D: Karena aku musuh bagi negaranya, diadili dan dijatuhi hukum atas perbuatan subversif, aku juga dianggap orang Yahudi yang entah bagaimana berhasil menyembunyikan fakta itu dari pengadilan.

The previous July I’d brought a forty-foot launch in from Crete with gold bullion for a gentleman from Cairo who was supposed to meet me on a beach at Ras el Kanayis, part of a complicated exchange process by which someone, somewhere, fatally made a fortune.

G: Juli sebelumnya, Aku mengirim misil sepanjang 40 kaki dari Crete dengan emas dalam jumlah besar, kepada seorang laki-laki di Kairo yang seharusnya bertemu denganku di pantai daerah Ras el Kanayis. Bagian pertukaran yang begitu rumit oleh seseorang, entah di mana, secara fatal malah membuat suatu keberuntungan..

D: Bulan Juli lalu aku membawa masuk kapal berukuran dua belas meter dari Kreta berisi emas batangan untuk seseorang dari Kairo yang seharusnya menemuiku di pantai di Ras el Kanayis, bagian dari proses pertukaran rumit yang membuat seseorang, di suatu tempat, mengeruk keuntungan besar.

I never did find out exactly what went wrong, but a couple of U.A.R. gunboats appeared rather inconveniently, plus a half company of infantry on the beach.

G: Aku tidak pernah menemukan tepatnya, tetapi beberapa kapal bersenjata milik U.A.R muncul dengan sangat tidak bersahabat, ditambah hampir separuh jumlah pasukan infanteri.
D: Aku tidak pernah tahu apa yang salah, tapi beberapa kapal bersenjata U.A.R muncul pada saat yang kurang menyenangkan, ditambah dengan setengah pasukan infanteri di pantai.

The economy benefited to the extent of half a ton of gold and John Smith, this year’s unknown American citizen, went down for seven years.

G: Ekonomi berpihak kepada setengah ton emas dan John Smith, warga negara Amerika tahun ini, yang tidak begitu dikenal, jatuh selama tujuh tahun.
D: Keuntungan ekonominya mencapai setengah ton emas dan John Smith, warga negara Amerika tak dikenal tahun ini, dipenjara selama tujuh tahun.

Naskah diambil dari novel In the Hour Before Midnight karya Jack Higgins, 1969. Dengan meng-Google satu kalimat yang cukup unik dari teks ini, misalnya It was the fourth time I’d been put down since they’d brought me to the labour camp at Fuad, sebenarnya Anda akan mendapatkan nukilan naskah aslinya dan bisa membaca lebih banyak tentang buku ini sehingga bisa mengenali genre dan jalan ceritanya.

Catatan

  • Hindari kata-kata mubazir. Jika tidak perlu, tidak usah mencantumkan seorang, sebuah, bahwa, yang, dsb.
  • Dalam menerjemahkan, aku selalu berusaha untuk tidak sering memenggal kalimat, apalagi jika kalimatnya cukup sederhana dan tidak “beranak”.
  • Bila merasa kurang yakin, lakukan riset. Misalnya saat hendak menerjemahkan pangkat militer.
  • Jangan segan-segan memeriksa Ejaan Yang Disempurnakan, terutama untuk penggunaan koma dan titik.

Terima kasih atas partisipasinya, semoga bermanfaat.

Pengampu: Dina Begum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s