The Queen Must Die, Petualangan Fantasi yang Pertama

Ambhita Dhyaningrum

Salah satu mimpi saya sebagai penerjemah buku adalah menerjemahkan novel bergenre fantasi. Maka, ketika Metamind (Tiga Serangkai) menyodorkan buku ini, bukan kepalang gembiranya hati saya.

Judulnya, The Queen Must Die, ditulis oleh K.A.S. Quinn.

Saya punya kecenderungan tidak dapat melogika sesuatu yang di luar jangkauan logika. Misalnya, saya tidak terlalu percaya pada hal-hal yang berbau mistis, tentang makhluk gaib, dan sejenisnya (meski beberapa kali saya pernah mengalami peristiwa yang mungkin mistis). Jadi, awalnya saya kurang dapat menikmati cerita-cerita fantasi. Ini berkebalikan dengan suami saya. Suami saya adalah pelahap buku-buku fantasi. Saya diuntungkan, karena bisa nebeng baca. Dari sana, saya yang awalnya tidak dapat menikmati cerita fantasi, mulai tertarik. Saya kagum dengan penerjemah fantasi yang dapat menangkap gagasan khayali penulis yang sering kali terlalu liar buat saya, dan menuangkannya kembali dengan menakjubkan.

Meski bergenre fantasi, The Queen Must Die masih cukup mudah dipahami. Tokoh sentralnya adalah Katie Berger-Jones-Burg, seorang anakā€¦

View original post 403 more words

Advertisements