Angela’s Ashes

Cerita penyunting Angela’s Ashes dari blog beliau.

Belajar, Berkarya, Bermanfaat

ANGELA

Menyunting terjemahan buku ini sempat membuatku sedikit mual dan kehilangan nafsu makan. Betapa tidak, paparan McCourt tentang kehidupan yang kotor dan jorok, dalam arti harfiah, benar-benar jelas dan lugas. Mungkin karena aku tergolong sensitif dalam hal kebersihan 🙂

Beberapa catatan dan manfaat:

Pertama, seperti biasa, menyunting ataupun menerjemah buku pastilah menambah banyak ilmu dan pengetahuan. Setiap kali ‘mengurus’ buku, kita dihadapkan dengan hal-hal baru, yang menuntut untuk kita pahami, sehingga terjemahan atau suntingan sesuai dengan apa yang dimaksud penulisnya. Salah satu upayaku waktu itu adalah membeli buku pintar Katholik.

Kedua,  buku ini mengandung banyak hikmah tentang bagaimana bertahan hidup dan berjuang demi masa depan yang lebih baik. Buku ini juga memperlihatkan bagaimana kemudahan mengiringi kesulitan. Bagaimana kebaikan mendatangi McCourt dari arah tak diduga.

Ketiga, dari sisi penulisan. Dalam buku ini, derita dan kesedihan dituturkan dengan lincah, penuh humor getir, dan jauh dari melodrama. Kebetulan, saya tidak suka buku yang penuh…

View original post 63 more words

Advertisements