Langkah Menerjemahkan Daftar Isi yang Acak

Catatan Penerjemahan

Hampir semua buku nonfiksi yang saya terjemahkan dilengkapi daftar isi. Seperti buku fiksi, menata daftar isi relatif tidak repot karena tinggal menyamakan dengan judul setiap bab. Namun karena menyangkut ketelitian, tentu saja langkah ini memakan waktu padahal biasanya dilakukan paling akhir dan tenaga sudah tinggal sisa-sisa. Efektifnya, judul masing-masing bab diterjemahkan lebih dulu kemudian dimasukkan ke daftar isi setelah disunting.

Bagaimana kalau daftar isinya banyak dan tidak berurutan? Beberapa kali saya menghadapi buku nonfiksi yang terdiri atas sejumlah tulisan singkat seperti yang satu ini. Daftar isinya menjadi puluhan judul, bahkan ratusan, dan dikelompokkan sesuai topik. Karena berupa subjudul, konten daftar isi ini lebih panjang-panjang ketimbang buku pada umumnya.

View original post 355 more words

Advertisements