Funeral Home, Wake, Church Service

Nur Aini
Teman-teman, apakah terjemahanku ini sudah tepat?
Konteks: pemakaman Kristen
“funeral home” dalam artian tempat yang menyediakan jasa pemakaman, mulai dari rias jenazah, lebih baik diterjemahkan sebagai “rumah duka” atau “rumah pemakaman”?
“wake” = “upacara penghormatan terakhir” ?
“church service” = “layanan gereja” ?
November 8, 2012 at 10:14am

Ikram Mahyuddin kolomkita.detik.com › KoKiStory › KoKiLifeBagikan
The wake adalah acara kumpul – kumpul keluarga dan teman teman dari yang meninggal setelah upacara pemakaman atau kremasi. 2. (Christianity / Ecclesiastical Terms) (in Ireland) festivities held after a funeral http://www.thefreedictionary.com/wake
Sambil menunggu pendapat lain
November 8, 2012 at 10:19am · Like · 1

Barokah Ruziati service itu kebaktian atau misa ya? Kalau funeral home biasanya aku terjemahkan rumah pemakaman. Bener nggak ya? Atau persemayaman? *ini malah banyakan nanya*
November 8, 2012 at 10:25am via mobile · Like · 1

Sri Noor Verawaty funeral home itu bukan rumah duka. rumah duka = rumah orang yg meninggal. kalo funeral home aku setuju sama Mba Barokah Ruziati: rumah persemayaman, tempat jenazah ditaro sementara (dan dirias ato dibalsem) sebelum dikubur…
November 8, 2012 at 10:50am · Like · 3

Femmy Syahrani Menurut KBBI: 1 rumah tempat orang yg berduka cita krn ada yg meninggal; 2 bangunan tempat jenazah disemayamkan sebelum dikubur krn jenazah itu tidak dibawa pulang.

Jadi rumah duka tidak selalu rumah orang yang meninggal. Saya pernah dua kali datang ke rumah duka seperti dalam definisi no. 2.
November 8, 2012 at 11:20am · Like · 3

Sri Lestari Ada istilah rumah duka juga disini…..http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/03/04/rumah-duka-bisnis-yang-tak-pernah-mati/
November 8, 2012 at 11:21am · Like

Sri Noor Verawaty wah berarti kosakata bahasa indonesia buat yg satu ini ga banyak ya. Kalo rumah duka, pemahamanku langsung ke rumah orang yg meninggalnya. Sense rumah duka beda sama funeral home. soalnya, kalo ngeliat di film2 barat, funeral home itu khusus buat pengurusan jenazah & berbayar. disemayamkan, diurus, dirias, dibajuin, dll, pokoknya semua tektek bengek menjelang dikubur. bangunan funeral home biasanya ada di deket pekuburannya (kalo di indonesia mungkin contohnya di pemakaman San Diego Hill) ada tempat khusus gitu. **kebanyakan nonton film detektif**
November 8, 2012 at 11:28am · Like

Krismariana Widyaningsih untuk “church service” itu kalimatnya bagaimana, mbak?
November 8, 2012 at 11:35am · Like

Nur Aini Mbak Femmy Syahrani pas ke rumah duka dalam definisi no. 2 itu… apakah pemakaman Kristen?
November 8, 2012 at 11:36am · Like

Krismariana Widyaningsih setahu saya, rumah duka itu tidak selalu rumah orang yang meninggal. misalnya, RS Carolus menyediakan rumah duka juga. jadi jenasah disemayamkan di situ. para keluarga dan teman-teman datang untuk melayat
November 8, 2012 at 11:37am · Like · 2

Femmy Syahrani Memang biasanya yang menggunakan jasa rumah duka itu non-Muslim. Dua teman saya yang masing-masing ibunya wafat juga Kristen/Katolik, yang satu Tionghoa, yang satu bukan. Yang satu di rumah duka yang terkait dengan rumah sakit Katolik, yang satu kayaknya rumah duka umum (ngga yakin juga).

Rumah duka umum ini luas, memiliki beberapa ruangan besar. Dalam satu ruangan itu disemayamkan satu jenazah, ada banyak kursi untuk pelayat. Jadi sepertinya bisa melayani beberapa keluarga berduka sekaligus.
November 8, 2012 at 11:38am · Like · 2

Nur Aini Mbak Krismariana Widyaningsih, kalimatnya cuma:
There would be no church service…just two hours for a wake, then on to the cemetery.
November 8, 2012 at 11:40am · Like

Sri Noor Verawaty setahuku kalo funeral home cuma buat ngurus jenazah, tapi bukan untuk para pelayat. kalo liat di film2 sih, kalo mau melayat, orang2 dateng ke gereja pas acara “church service”, ato dateng langsung pas dikubur, ato ngumpul di rumah si org yang meninggal..
November 8, 2012 at 11:41am · Like

Krismariana Widyaningsih oh, kalau itu maksudnya: tidak ada ibadat/kebaktian sebelum pemakaman. kadang disebut “kebaktian penghiburan”. kalau orang katolik: misa requiem.
November 8, 2012 at 11:42am · Like · 1

Nur Aini Ooo…
Jadi…
“Tidak ada kebaktian, cuma ada upacara penghormatan terakhir, lalu ke pemakaman”?
Wake itu upacara penghormatan terakhir… atau melayat, ya?
November 8, 2012 at 11:43am · Like

Krismariana Widyaningsih wake: the time before a funeral when friends and relatives meet to remember the dead person (Longman Dictionary). iya, tidak ada kebaktian, hanya melayat biasa trus pemakaman.
November 8, 2012 at 11:44am · Like · 1

Rahmani Astuti Rumah duka, dan menurut saya itu biasanya digunakan oleh saudara2 kita non-Muslim, bukan hanya umat Kristiani. Di Solo ada rumah duka yg lazim digunakan oleh keturunan Tionghoa, tidak peduli agama mereka Kristen, Konghucu atau Budha.
November 8, 2012 at 11:44am · Like · 2

Femmy Syahrani Mungkin sebenarnya funeral home bisa saja dipadankan dengan rumah duka (definisi 2 KBBI), kalau melihat fungsinya sebagai tempat jenazah disemayamkan, dan para pelayat melayat ke sana, meski mungkin layanan yang diberikan tidak persis sama.

Tapi di sisi lain, tampaknya Muslim Indonesia tidak terlalu mengenal rumah duka definisi 2 ini, karenya biasanya jenazah Muslim disemayamkan di rumahnya masing-masing. Ketidaktahuan pembaca soal rumah duka definisi 2 ini bisa mengacaukan pemahaman tentang jalan cerita. Kalau menimbang ini, mungkin lebih aman memakai “rumah pemakaman”.

Silakan ditimbang-timbang
November 8, 2012 at 11:44am · Like · 2

Femmy Syahrani Sewaktu di AS, saya pernah juga melayat, rasanya sih ke funeral home, bukan ke gereja. Yang pasti, cuma melihat jenazah dan menyampaikan rasa dukacita kepada keluarga, tidak mengikuti kebaktian atau misa.
November 8, 2012 at 11:47am · Like · 1

Krismariana Widyaningsih Ini saya barusan lihat di koran bagian obituari. di situ ditulis: “disemayamkan di rumah duka X …”
November 8, 2012 at 11:48am · Like

Krismariana Widyaningsih funeral home: http://en.wikipedia.org/wiki/Funeral_home.
November 8, 2012 at 11:50am · Like

Femmy Syahrani Nur Aini, setahuku, di wake biasanya tidak ada upacara, hanya kumpul-kumpul saja. (Hanya berdasarkan lihat di film saja, tidak pernah menghadiri wake.)
November 8, 2012 at 11:51am · Like · 1

Krismariana Widyaningsih dari kamus Longman, saya menangkap maksudnya “wake” itu melayat, seperti yang dimaksud mbak Femmy Syahrani
November 8, 2012 at 11:51am · Like · 1

Femmy Syahrani Kalau mau merujuk film lagi coba ingat film “My Girl”. Ayah si tokoh memiliki funeral home, dan ada juga pelayat yang datang ke sana.
November 8, 2012 at 11:52am · Like · 1

Sri Noor Verawaty wah saya ga tau tuh film My Girl, Mba. saya nontonnya NCIS, CSI & yg gitu2…
November 8, 2012 at 11:55am · Like · 1

Sri Noor Verawaty Btw, saya pribadi sih, kalo sense kata-nya emang ga cocok dengan bahasa asli & bisa menyesatkan pemahaman pembaca, ya saya bakal ambil terjemahan yg sensenya cocok dengan bahasa asli. mungkin saya ga patuh KBBI, tapi saya patuh sama penulisnya. Lagian di indonesia kan funeral home itu ga umum, soalnya kebanyakan masyarakat beragama Islam & sasaran pembaca buku jg banyakanya muslim.
November 8, 2012 at 11:57am · Like · 1

Nur Aini Wah… udah lupa film “My Girl”, Mbak Femmy Syahrani Tapi jadi terpikir buat cari subtitle-nya

Ternyata “wake” = “funeral visitation”
In funeral services, a viewing (sometimes called reviewal, funeral visitation or a wake in the United States and Canada) is the time that the family and friends come to see the deceased after they have been prepared by a funeral home.

Jadi maksudnya melayat, ya? Aduuh… aku tuh kemarin gimana ya sampai bisa mengarang “upacara penghormatan terakhir”? :))
November 8, 2012 at 11:59am · Like

Meggy Soedjatmiko untuk “church service”-nya mungkin bisa diterjemahkan ‘ibadah pelepasan’, mbak Nur Aini .Biasanya memang dilakukan sebelum pemberangkatan jenazah ke tempat pemakaman. Kalo funeral home itu memang biasanya disebut rumah duka (paling tdk kalo di Jkt), misalnya rumah duka Carolus, rumah duka atmajaya, dll. Dari segi service yg diberikan hampir sama dgn funeral home, seperti memandikan jenazah, mendadani jenazah, dll. Memang biasanya digunakan oleh semua saudara non-muslim, bukan hanya yg Kristiani
November 8, 2012 at 12:00pm · Like · 5

Nur Aini Iya, Mbak Sri Noor Verawaty. Seperti kata Mbak Femmy tadi… ditimbang-timbang baiknya gimana

Mbak Meggy Soedjatmiko, kalau “Kebaktian Pelepasan”?
November 8, 2012 at 12:16pm · Like · 3

Meggy Soedjatmiko Bisa juga, mbak..
November 8, 2012 at 12:27pm · Like · 1

Nur Aini Teman-teman semua, terima kasih banyak atas masukannya
November 8, 2012 at 12:43pm · Like · 1

Lily Endang Joeliani Wake itu kalo bahasa jawanya lek-lekan sebelum jenazah dimakamkan. Keluarga dan teman2 berdatangan dan berkumpul utk memberi penghormatan kpd yg meninggal dan keluarganya. Bisa berlangsung beberapa malam.
November 8, 2012 at 7:35pm · Like · 5

Nur Aini Tambah kosakata baru
November 8, 2012 at 8:16pm via mobile · Like

Muhammad Imansyah maaf oot. film bagus liam neeson yang setingnya di funeral home: after life (2009).
November 8, 2012 at 8:44pm · Like · 2

Krismariana Widyaningsih mbak Lily Endang Joeliani: oh, istilah wake cocok dengan bahasa jawa ya. lek-lekan. hehe.
November 9, 2012 at 9:55am · Like · 1

Lily Endang Joeliani He’eh, paling pas yo …
November 9, 2012 at 10:26am · Like

Advertisements