Mualim

Nur Aini
Permisi mau bertanya.
Konteksnya pelaut, hierarki di kapal.
Apakah dari kalimat ini bisa dimengerti bahwa wakil pertama = mualim satu? Atau malah bikin bingung?
“Kapten itu akan mengambil kabin wakil pertamanya, lalu mualim satu itu akan mengambil alih tempat tidur mualim dua…”
Kalimat aslinya:
“The captain would take his first’s cabin, and that officer would take the second’s bed…”
April 4, 2012 at 9:58am

Dina Begum *siapin buku catatan*
April 4, 2012 at 10:05am · Like

Sri Noor Verawaty “Kapten kapal akan menempati kabin pertamanya, dan mualim akan menempati tempat tidur kedua…”
kata kepemilikan “first’s” di situ mengacu ke mana? ke kapal bukan?
April 4, 2012 at 10:15am · Like

Femmy Syahrani menurutku, berpotensi membingungkan bagi pembaca
April 4, 2012 at 10:17am · Like

Nur Aini Ah, tuh, kan aku kurang jelas neranginnya.
Dalam cerita ini ada penumpang tambahan yang berani bayar mahal supaya bisa menempati kabin si kapten, jadi si kapten bakal pindah ke kabin / tempat tidur first mate, terus si first mate akan pindah ke tempat tidur second mate, dan seterusnya
April 4, 2012 at 10:18am · Like

Nur Aini Berpotensi membingungkan, ya? Baiklah *mikir lagi*
April 4, 2012 at 10:19am · Like

Sri Noor Verawaty heuheuheu….
April 4, 2012 at 10:19am · Like

Esti Budihabsari kasihan banget yang hirarki paling bawah ya
April 4, 2012 at 10:20am · Like

Sri Noor Verawaty Esti Budihabsari: bawahan yang paling bawah, tidur di geladak mbak…
April 4, 2012 at 10:24am · Like

Nur Aini Kasian emang yang paling bawah. Digusuuur
April 4, 2012 at 10:24am · Like

Femmy Syahrani Kenapa harus pakai dua istilah? Wakil pertama dan mualim satu? Kenapa ngga pilih salah satu aja?
April 4, 2012 at 10:28am · Like

Nur Aini Hahaha. Bener, kok Mbak Sri Noor Verawaty Tapi di haluan, buka di geladak
April 4, 2012 at 10:28am · Like · 1

Nur Aini Mending wakil pertama atau mualim pertama, Mbak Femmy Syahrani?
Aslinya memang ‘wakil’, tapi aku pengen suasana kapalnya lebih berasa dengan pakai ‘mualim’
*kurang kerjaan*
April 4, 2012 at 10:31am · Like

Lulu Fitri Rahman aku jg lebih sreg mualim satu… udh lazim sepertinya
April 4, 2012 at 10:31am · Like · 1

Lulu Fitri Rahman mungkin maksud nui supaya nggak kebanyakan subjek? nambahin usul: “kapten akan menempati kabin mualim satu, yang tergusur ke kabin mualim dua, dst” … ga nyambung ya?
April 4, 2012 at 10:34am · Like · 1

Femmy Syahrani Setuju sama dua komentar Lulu.
April 4, 2012 at 10:41am · Like · 1

Nur Aini Thank you very much
April 4, 2012 at 10:43am · Like · 1

Dina Begum Thank you, Nui.
April 4, 2012 at 10:44am · Like · 1

Bethari Anissa Ismayasari saya bingung hehehe . . .
April 4, 2012 at 11:26am · Like

Rini Nurul Badariah Makasih pertanyaannya Nui, bikin aku inget lagi menanti Kamus Angkatan Laut:))
April 4, 2012 at 2:23pm via mobile · Like

Nur Aini Wah, ada kamus angkatan laut? beli di mana?
April 4, 2012 at 2:34pm · Like

Qi Baihaqi di kapal ngga ada mbak istilah ‘wakil pertama’, adanya ‘mualim satu/dua/tiga’, jadi ya baiknya pake mualim saja *sering ngurusin kapal*
April 4, 2012 at 3:16pm · Like · 1

Nur Aini Wah, terima kasih banyak, Mas Qi Baihaqi.
Karena ketemu yang sering ngurusin kapal, boleh kan bertanya lebih lanjut? Penasaran ingin tahu istilah yang benarnya.
Soal tiang kapal di kapal layar.
Tiang tegak utama = tiang agung?
Lalu di tiang utama (tiang agung?) ini biasanya ada balok-balok horizontal tempat layar tergantung (dan juga digulung). Nah, si balok horizontal itu namanya “tangan-tangan”, ya?
*tidak terbiasa jadi bingung*
April 4, 2012 at 3:36pm · Like

Qi Baihaqi hehe, cuman masalahnya sy ngurusin kapal modern bukan kapal layar. Waktu nerjemahin Tom Sawyer sering bingung juga nyari istilah2 indonesia untuk bagian2 kapal layar. Yang sering dipakai itu “tiang utama”, tapi kadang juga “tiang agung”. Untuk yang “tangan-tangan” itu… bahasa inggrisnya apa ya?
April 4, 2012 at 3:55pm · Like

Nur Aini Bahasa Inggrisnya “boom”, Mas Tiang horizontal yang paling bawah, gunanya untuk menahan layar dan menangkap angin.
April 4, 2012 at 4:05pm · Like

Qi Baihaqi kalau “boom” biasanya diindonesiakan “batang” atau “balok” aja sih. seperti “derrick boom” jadi “balok derek”. Dan istilah “tangan-tangan” belum pernah denger, mbak
April 4, 2012 at 4:28pm · Like

Nur Aini Oo. Oke, Mas. Terima kasih banyak
April 4, 2012 at 4:38pm · Like

Utti Setiawati Boom = sangga mara?
April 4, 2012 at 4:39pm · Like

Nur Aini sangga mara = galah berkait untuk menolak dan menarik perahu. Bukan, dong, Mbak Utti Setiawati.
Tapi karena itu jadi menemukan sangga layar = kayu bercabang sebagai penyangga tiang layar. Hmmm… Andaaai ada gambarnya
April 4, 2012 at 4:45pm · Like

Qi Baihaqi baru tahu … tapi arti “sangga mara” poin ketiga bisa tuh mbak: batang pd bagian atas layar segi empat yg membujur pd kapal (arah depan belakang) yg dihubungkan dng tiang layar. Tapi disebutkan spesifik untuk layar yang membujur, bukan layar melintang. Kalau yg sangga layar kok sepertinya balok penyangga tiangnya, bukan layarnya.
April 4, 2012 at 4:55pm · Like

Rini Nurul Badariah Nui, aku nitip temen pas obralan di surabaya. Belum dicek sih isinya.
April 4, 2012 at 5:00pm via mobile · Like

Nur Aini Wah, kalau udah dicek isinya, boleh dong cerita, Mbak Rini Nurul Badariah

Aih, ada arti ketiganya. *malu karena gak liat*
Mbak Utti Setiawati, maaf. Ternyata arti ketiganya … terlewat oleh mata
Membujur? Melintang? @_@
Mas Qi Baihaqi, membujur itu dari depan ke belakang? Sedangkan melintang itu dari sisi ke sisi kapal? @_@ atau sebaliknya?
Maaf, saya buta arah dan sering tersesat @_@
April 4, 2012 at 5:17pm · Like

Qi Baihaqi iya kakaaa membujur itu depan belakang, melintang itu kanan kiri
April 4, 2012 at 6:44pm · Like

Nur Aini Hihihi. Makasi, Mas Qi Baihaqi
April 4, 2012 at 6:52pm · Like

Rini Nurul Badariah Oke, Nur Aini
April 5, 2012 at 8:18am · Like

 

Advertisements